Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Characteristics and Features of Language

Language is, today, an inseparable part of human society. Human civilization has been possible only through language. It is through language only that humanity has come out of the stone age and has developed science, art and technology in a big way.  Language is a means of communication, it is arbitrary, it is a system of systems. We know that Speech is primary while writing is secondary. Language is human so it differs from animal communication in several ways.  Language can have scores of characteristics but the following are the most important ones: language is arbitrary, productive, creative, systematic, vocalic, social, non-instinctive and conventional. These characteristics of language set human language apart from animal communication. Some of these features may be part of animal communication; yet they do not form part of it in total. Language is Arbitrary Language is arbitrary in the sense that there is no inherent relation between the words of a language and thei...

Features of language linguistics

It is generally believed that human beings are the sole species capable of developing language thanks to their intelligence and appropriate structure of the vocal tract. It is clear, however, that animals are also capable of communicating in their own way, for instance, bees by tail-wagging, or whales by ‚singing’. Yet, there are certain apparent differences in human and animal ways of conveying messages, which we will look at in the following paper. Numerous features common to all natural human languages have been proposed, nevertheless linguists seem not to be unanimous on ascribing certain properties only to human beings. Moreover, in some cases it seems that animal means of communication possesses some partially developed characteristics which are generally believed to be unique to man. Displacement This feature of languages refers to the ability to speak not only about what is happening at the time and place of talking.but also about other situation, future and past....

Function of language

Five functions of language: Actually, Geoffery Leech( 1974 ). Mentioned that language has five functions. They are: 1. Informational 2. Expressive 3. Directive 4. Aesthetic 5. Phatic I am going to discuss every function. "Informational function which every one tends to assume is most important" Geoffery Leech( 1974 ). In fact, this function concentrates on the message. It is used to give new information. It depends on truth and value. Let us look at this example, the car is big, the bus is crowded. " language can have an expressive function: that is, it can be used to express its originator's feelings and attitudes - swear words and exclamations are the most obvious instance of this". Geoffery Leech( 1974 ). The speaker or writer of this function tries to express his feelings. He or she reflexes his or her impression. This function could give a clear image for the personality of the speaker or writer. The best example of this kind is Poetry and literatur...

Fungsi bahasa

Fungsi bahasa secara umum ada empat, yaitu: 1). Alat untuk menyatakan ekspresi diri Bahasa merupakan sarana untuk mengekspresikan segala sesuatu yang ada di dalam dunia batin seseorang. Sebagai alat ekspresi diri, bahasa seringkali juga digunakan untuk menyatakan keberadaan seseorang kepada orang lain. ​ 2). Alat komunikasi Bahasa digunakan untuk menjalin hubungan dengan anggota masyarakat yang lain yng mempunyai kesamaan bahasa. Bahasa dapat dipergunakan sebagai sarana untuk menjalin kerja sama dengan orang lain, baik untuk kepentingan perseorangan, kelompok, maupun kepentingan bersama, dan dapat digunakan untuk bertukar pendapat. Dengan bahasa kita juga dapat mewarisi budaya dan tradisi yang diturunkan oleh para leluhur kita.​ 3). Alat integrasi dan adaptasi sosial Bahasa memungkinkan setiap penuturnya merasa terikat dengan kelompok sosial dan masyarakat yang menggunakan bahasa yang sama. Bahasa memungkinkan seseorang beradaptasi dengan anggota masyarakat lain yang ...

Collocations (kolokasi)

1. Pengertian Kolokasi adalah sebuah kata atau frasa yang digunakan atau digabung dengan kata atau frasa lain dimana terdengar benar dan wajar oleh penutur bahasa tersebut, tetapi penutur bahasa lain mungkin akan mengalami kesulitan untuk memahaminya. Hampir setiap bahasa memiliki kolokasi termasuk Bahasa Indonesia, misalnya frasa "lampu mati" kita tidak mengucapkan lampu meninggal, lampu tewas, atau lampu wafat walaupun kata mati, meninggal, tewas, dan wafat memiliki arti yang sama. Bahasa Inggris juga memiliki kolokasi layaknya bahasa Indonesia, misalnya frasa "fast car" bukan "quick car" padahal kata fast dan quick maknanya adalah sama yaitu cepat. 2. Perbedaan kolokasi dengan idiom Kolokasi dan idiom adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan antara kolokasi dan idiom adalah bentuk penyusunan dan artinya. Pada idiom bentuk penyusunanya dari dua kata atau lebih yang memiliki makna jauh dari kata-kata yang menyusunnya, misalnya lintah darat artinya renten...

Penerjemahan istilah budaya

Penerjemahan istilah budaya sering menjadi masalah apabila dalam bahasa sasaran (BSa) tidak ditemukan konsep budaya yang sama sehingga tidak ditemukannya padanan yang tepat. Dalam Venuti (2000:427), seandainya tidak ditemukan padanan konsep budaya yang tepat, istilah budaya tersebut tetap ditulis apa adanya. Namun perlu disertai catatan tambahan (footnote) dan daftar kata yang mengacu pada bagian teks yang memiliki konteks budaya tersebut. Hal tersebut dilakukan  untuk menerangkan konsep budaya yang dimaksud sehingga pembaca bisa memahami hasil terjemahannya. Sebaliknya, apabila konsep budaya yang diterjemahkan ditemukan pada BSa, tentunya penerjemahannya akan lebih mudah menemukan padanan dengan tepat tanpa adanya footnote ataupun daftar kata dari istilah budaya tersebut. Berikut temuan istilah budaya dalam teks. 1. Teknik peminjaman alamiah Teknik peminjaman alamiah dilakukan dengan mempertahankan BSu dalam teks terjemahan (BSa). Namun, peminjaman disertai penyesuaian lafal pa...

7 Faktor Utama Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Proses Penerjemahan

Penerjemahan adalah faktor terpenting dalam menyatukan masyarakat dan bisnis di seluruh dunia. Dengan bantuan penerjemahan, kita dapat mengatasi rintangan bahasa, yang seringkali menghambat komunikasi yang efektif. Jika suatu perusahaan, perseorangan atau organisasi ingin berkomunikasi atau berbagi informasi dengan orang-orang dan kontak bisnis yang berbicara bahasa lain, Anda dapat menggunakan bantuan agensi penerjemahan profesional di Jakarta atau kota besar lainnya di Indonesia. Penerjemahan bahasa adalah proses kompleks yang rinci dimana seorang penerjemah atau ahli bahasa menyatakan arti konten dalam bahasa pertama kedalam bahasa kedua. Selagi mengkonversi teks dari satu bahasa ke bahasa lainnya, artinya harus tetap sama. Biasanya, bahasa pertama disebut sebagai "bahasa sumber" dan bahasa kedalam mana teks diterjemahkan biasanya disebut sebagai "bahasa sasaran". Penerjemahan bahasa yang dilakukan oleh agensi penerjemahan mapan di Jakarta, Surabaya, Bandung at...

LANGKAH PENERJEMAHAN DALAM BAHASA INGGRIS

Dalam suatu proses penerjemahan perlu diperhatikan beberapa hal. Penerjemahan Bahasa Inggris tidak dilakukan satu persatu kata, tetapi harus membaca kalimat keseluruhan, bahkan membaca keseluruhan teks, agar hasil terjemahannya sama dengan penulis maksudkan. Langkah dalam penerjemahan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Bacalah tuntas isi artikel atau buku yang akan diterjemahkan. Agar kita bisa memahami pesan yang disampaikan pada buku tersebut. Cara membaca bisa dilakukan dengan cara cepat. 2. Analisis naskah yang akan diterjemahkan, meliputi tiga hal yaitu teks, frase dan kalimat. Tujuannya menemukan kata-kata kunci dalam teks sehingga memudahkan dalam memberikan pemahaman dan mudah dalam menemukan inti dari tiap kalimat. 3. Terjemahkan naskah dengan gaya bahasa yang tepat. 4. Terjemahkan secara keseluruhan dan lakukan pengeditan setelah selesai diterjemahkan. 5. Setelah suatu dokumen atau artikel diterjemahkan semua, gunakan waktu untuk membaca seluruh dokumen yang sudah dite...

Multilingualism

Multilingualism is the ability of an individual speaker or a community of speakers to communicate effectively in three or more languages. Contrast with monolingualism, the ability to use only one language. A person who can speak multiple languages is known as a polyglot or a multilingual. Multilingual speakers have acquired and maintained at least one language during childhood, the so-called first language (L1). The first language (sometimes also referred to as the mother tongue) is acquired without formal education, by mechanisms heavily disputed. Children acquiring two languages in this way are called simultaneous bilinguals. Even in the case of simultaneous bilinguals, one language usually dominates the other. People who know more than one language have been reported to be more adept at language learning compared to monolinguals. Additionally, bilinguals often have important economic advantages over monolingual individuals as bilingual people are able to carry out duties that mono...

Bilingualism

Bilingualism (or more generally: Multilingualism) is the phenomenon of speaking and understanding two or more languages. The term can refer to individuals (individual bilingualism) as well as to an entire society (social bilingualism). The term can also refer to the corresponding scientific research which studies the phenomenon itself. Bilingualism, multilingualism and polyglotism can all be used as synonyms for the same phenomenon. 1. Simultaneous bilingualism occurs when a young child has had significant and meaningful exposure to two languages from birth. Ideally, the child will have equal, quality experiences with both languages. 2. Sequential bilingualism occurs when an individual has had significant and meaningful exposure to a second language, usually after the age of 3 and after the first language is well established. These second language learners are referred to as "English language learners" in U.S. schools. The "bilingual" experience is unique to ev...

Accent (Aksen)

Accent adalah gabungan dari tiga unsur. Pertama adalah intonattion (intonasi), kemudian liaison (word connection) penyambungan kata dan yang terakhir adalah pronunciation (the spoken sound of vowel, consonant, dan . combinations Seperti bahasa Indonesia, ternyata bahasa inggris tidak serta merta punya default yang biasa kita pelajari selama ini. Sederhananya, di Indonesia kita bisa melihat ada berbagai jenis bahasa daerah dan dari bahasa daerah tersebut ada lagi jenis-jenisnya. Misalnya bahasa jawa memiliki varian antara jawa tengah (solo), jawa ngapak (barlingmascakeb), jawa timur (surabaya), dan jawa timur pada umumnya. Ditambah lagi adanya bahasa-bahasa informal (atau yang biasa disebut bahasa gaul, atau alay) yang sekarang mulai menyaingi bahasa Indonesia versi EYD. Mereka -para native speaker- khususnya di Britania (Inggris Raya) ternyata juga memiliki perbedaan gaya bicara (aksen), dialek, slang (bahasa gaul) di masing-masing daerah. Source : https://www.google.co.id/url?q=ht...

Varieties of language

Varieties of language is seen as a linguistic phenomenon that has two sides. From the internal side, the variation is considered as a variant that does not give effect. While from the other side of the corner of the sociolinguistic, variations of “suspect” because it contains a certain meaning. Varieties of language may include languages, dialects, accents, registers, styles or other sociolinguistic variation. Linguistic item is the theory of language structure, and people will give different answers according to which theory they think gives the best view of language structure. As I indicated in language and communities, it is possible to refer to a language or a variety of a language as a code. The term is useful because it is neutral. Terms like dialect, language, style, standard language, pidgin, and Creole are inclined to arouse emotions. In contrast, the ‘neutral’ term code, taken from information theory, can be used to refer to any kind of system that tw...

Dialek dan Idiolek

A. Idiolek      Bila kita membandingkan  bahasa seseorang dengan bahasa seorang yang lain, maka akan tampak bahwa setiap orang memiliki beberapa keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain, walaupun mereka sama-sama anggota dari suatu masyarakat bahasa. Abiq dalam kebiasaan sehari-harinya suka mengucapkan kata  "ya kan", sedangkan temannya Imron tidak suka dengan kebiasaan seperti itu. Pilihan kata pun dalam mengungkapkan sesuatu berbeda antara satu orang dengan orang yang lain, namun mereka sebenarnya pemakai satu bahasa, perbendaharaan dari satu bahasa. Tutur kata setiap anggota masyarakat bahasa yang ditandai perbedaan-perbedaan kecil semacam itu disebut idiolek. B. Dialek      Setiap kelompok idiolek mempunyai persmaan yang khas dalam tata bunya, kata-kata, ungkapan-ungkapan, dan lain-lain. Tiap kumpulan mempunyai ciri tertentu yang membedakannya dengan kumpulan yang lain. Dalam bahasa Melayu kita mengenal ada Melayu Jakarta, Mela...

Dialect and Idiolect

DEFINITION A variety of language that is characteristic of particular group of the language speaker. A language socially subordinate to a regional or national standard language. For example, in our national language (Bahasa Indonesia) there are several dialects, Javanese dialect, Sundanese dialect, Dayak dialect, etc. Dialect can be distinguished by: a. Vocabulary For example: “apo” (to say what) in Minangkabau can be “opo” in Javanese. b. Grammar For example : • “Tell me what do you know” >> Standard Lg. • “Tell me what thou knowest” >> Yorkshire dialect c. Pronunciation American English: • “duty” is pronounced /d’i:ti/ British English: • “duty” is pronounced /’dju:ti/ In Betawi dialect a word ending in “a” >> “e” • kemana >> kemane • siapa >> siape KINDS OF DIALECT • Standard Dialect A s...

Peribahasa

Peribahasa adalah bahasa berkias berupa kalimat atau kelompok kata yang tetap susunannya. 2.1 Pepatah             Pepatah ialah sejenis peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran dari orang tua. Contoh : Air tenang menghayutkan.(Orang pendiam tetapi berilmu banyak.) Bermain air basah, bermain api hangus, bermain pisau luka.(Barang siapa yang melakukan pekerjaan yang berbahaya/jahat, tentu akan kena akibatnya.) Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang jua.(Budi baik tidak akan dilupakan orang.) Besar kayu besar bahannya, kecil kayu kecil bahannya.(Jika besar penghasilan, besar juga pengeluarannya; tetapi jika kecil penghasilannya, kecil juga pengeluarannya.) Bayang-bayang sepanjang badan.(Apa yang dikerjakan hendaklah disesuaikan dengan kekuatan diri sendiri.) Setinggi-tinggi terbang bangau, hinggapnya ke kubangan juga.(Walupun ke mana juga seseorang pergi, kelak tentu kembali ke negeri sendiri.) Ringan sama dijunju...

IDIOM (UNGKAPAN)

Idiom adalah ungkapan bahasa berupa gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur yang membentuknya. Contoh: (1)    selaras dengan, insaf akan, berbicara tentang, terima kasih atas, berdasarkan pada/kepada. (2)    membanting tulang, bertekuk lutut, mengadu domba, menarik hati, berkeras kepala Pada contoh (1) terlihat bahwa kata tugas dengan, akan, tentang, atas, dan pada/kepada dengan kata-kata yang digabunginya merupakan ungkapan tetap sehingga tidak dapat diubah atau digantikan dengan kata tugas yang lain.Demikian pula pada contoh (2). Idiom-idiom tersebut tidak dapat diubah dengan kata-kata yang lain.     1.1   Idiom dengan Bagian Tubuh a.       hati kecil = maksud yang sebenarnya kecil hati = agak marah; penakut besar hati = a) sombong; b) bangga hati terbuka = senang hati berat hati = kurang suka melakukan lapang hati = sabar tinggi ha...